Profil

Dr. Hasnah Natsir, M.Si.

Ketua Program Studi Magister Ilmu Kimia FMIPA Unhas

Menjadi program studi unggulan yang mengembangkan ilmu kimia terutama dalam pemanfaatan sumberdaya alam Benua Maritim pada tahun 2030.

Program Studi Magister Kimia FMIPA Universitas Hasanuddin memiliki misi :

1.
Menyelenggarakan pendidikan kimia yang mengacu pada perkembangan IPTEKS sesuai kebutuhan pasar kerja global.

2.
Mengembangkan penelitian kimia yang inovatif dengan memanfaatkan sumber daya alam Benua Maritim Indonesia (BMI).

3.
Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat berbasis penerapan ilmu kimia.

Tujuan Program Studi Magister Kimia FMIPA Universitas Hasanuddin adalah :

1.
Menghasilkan magister kimia yang dapat bersaing di pasar kerja global.

2.
Menghasilkan magister kimia yang mampu melakukan penelitian inovatif dengan memanfaatkan sumber daya alam Benua Maritim Indonesia (BMI).

3.
Menghasilkan magister kimia yang mampu mengomunikasikan dan menerapkan ilmunya kepada masyarakat.

Sejarah Singkat Program Studi

1992

Program Studi Magister Kimia Didirikan

Program studi Magister Kimia didirikan berdasarkan Surat Penunjukan Dirjen Dikti Depdikbud No. 325/D/T/1992, memulai kegiatan operasional pada semester awal 1992/1993.

1992 - 2018

Jumlah Alumni

Selama sepuluh tahun (1992-2012) Program studi Magister Kimia Fakultas MIPA telah menamatkan sekurangnya 120 alumni. Dan dari tahun 2012 – 2018 telah menamatkan alumni sekitar 65 alumni.

2004 – 2005

Perubahan Yang Substantial

Pada tahun akademik 2004 – 2005, Program Magister Kimia telah mengalami perubahan yang substantial. Konsentrasi kajian yang ada selama ini direformatisasi menjadi dua konsentrasi yaitu konsentrasi Kimia Lanjut dan Kimia Hibrid. Keduanya diharapkan memenuhi tujuan pendidikan akademis maupun kebutuhan pengembangan bidang-bidang lain yang bergantung sebagian kepada ilmu kimia. Kurikulum kedua konsentrasi memiliki kesamaan sekitar 30-40% terdiri dari matakuliah inti dan mata kuliah pendukung. Selebihnya merupakan pembeda antara pengembangan dan pengalaman ilmu. Konsentrasi Kimia Lanjut akan berorientasi riset di laboratorium, sedangkan Konsentrasi Kimia Hibrid berfokus pada chemical problrm solving di tempat kerja.

2013 - Sekarang

Perubahan konsentrasi Program Magister

Akan tetapi perubahan ini tidak mendapat tanggapan masyarakat sehingga pada tahun 2013 – sekarang. Konsentrasi Program Magister Kimia diubah menjadi Konsentrasi Bidang Hayati (berfokus pada Kimia Organik, Biokimia, Kimia Analitik) dan Bidang Non Hayati (berfokus pada Kimia Anorganik, Kimia Fisika, Kimia Analitik).

.
TOP